Menteri Amran: PPL adalah Ujung Tombak Wujudkan Kedaulatan Pangan
By Admin

nusakini.com-Bogor-Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman memberi apresiasi kepada para Penyuluh Pertanian dan tenaga teknis pertanian (PPL) yang berperan penting mewujudkan kedaulatan pangan.
"Kedaulatan pangan indentik dengan ketahanan negara dan PPL adalah ujung tombaknya," ujar Menteri Amran saat memberikan sambutan pada acara Temu Koordinasi Nasional Penyuluh dan Tenaga Teknis Pertanian di IPB International Convention Center Bogor, Kamis (20/12).
Acara ini dihadiri oleh Perwakilan Penyuluh Pertanian (PNS, CPNS, THL-TB Penyuluh Pertanian) se- Indonesia sebanyak 775 orang, Perwakilan Tenaga Marian Lepas Medik/Paramedik Veteriner sebanyak 68 orang, Perwakilan Tenaga TKP (Tenaga Kontrak Pendamping) Perkebunan sebanyak 85 orang dan Perwakilan Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman-Pengamat Hama Penyakit (POPT-PHP) sebanyak 72 orang.
Pada kesempatan itu, Menteri Amran mengungkapkan sejumlah prestasi Kementan. Diantaranya penurunan inflasi bahan makanan/pangan. Dari 10,57% pada 2014 menjadi 1,26% di tahun 2017. "Ini pertama kali dalam sejarah," tegas Amran.
Total investasi pertanian pun mengalami peningkatan yang memcapai 110,2%. Dimana pada 2013, investasi pertanian hanya Rp29,3T, sedang pada 2018 naik menjadi Rp.61,6T. Begitu pun akumulasi kenaikan pada PDB Pertanian yang mencapai 47,2% pada 2013. Pada tahun ini, akumulasi kenaikan mencapai Rp.1.375,2 T.
Menurut Amran, keberhasilan pelaksanaan pembangunan pertanian tak lepas dari kerka keras yang diperlihatkan Penyuluh Pertanian dan tenaga teknis pertanian yang merupakan garda terdepan dalam mengawal kegiatan strategis. Seperti Upaya Khusus Padi, Jagung dan Kedelai (UPSUS PAJALE), Sapi Indukan Wajib Bunting (SIWAB), Optimalisasi Pemanfaatan Alsintan (OPSIN), Program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (BEKERJA), dan Program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (SERASI). (p/ab)